Stagnasi
Stagnasi : keadaan tidak mengalir (mengarus)*
pernahkah teman-teman mengalami hal seperti ini ketika teman-teman berlatih parkour? jujur saja di tahun kedua saya berlatih saya mengalami ini. karena sibuk dengan persiapan jamnas dan pengaturan kelas menyebabkan saya hanya lebih banyak menyiapkan event serta mengajar tapi sedikit berlatih untuk diri sendiri. bukan saya mengeluh, tapi hanya kadang saya merasa saya menjadi banyak ketinggalan dibanding teman-teman lain yang banyak sekali mengalami kemajuan (progress) dan saya tahu ini memang harus dilakukan.
sekarang memasuki tahun ketiga saya berlatih, syukurnya apa yang saya bangun dan korbankan di tahun kedua saya berlatih mulai membuahkan hasil. waktu yang didedikasikan untuk jamnas terbayar dengan hasil yang cukup memuaskan dan pengorganisasian kelas mulai terlihat dengan semakin nyamannya teman-teman yang lain membagi ilmunya setiap minggu. hal ini membuat saya berpikir “ini saatnya saya lebih banyak berlatih untuk diri saya sendiri”.
sesuai dugaan saya, saya tertinggal banyak dari teman-teman yang lain dari hal fisik dan mental block. seringkali saya hanya duduk disitu dan melihat teman-teman ketika berhasil melewati obstacle dan mental block yang sama dengan yang saya punya. tapi ini yang saya suka, setiap minggu saya berbagi bahwa di parkour setiap individu mempunyai prosesnya masing-masing dan kalimat-kalimat itu yang membuat saya bertahan malah semakin semangat. saya tahu saya punya ketakutan-ketakutan tersendiri, dan saya punya teman-teman yang mengerti akan hal tersebut. dalam beberapa bulan terakhir saya melakukan banyak latihan sendiri, ketika mempunyai waktu bebas bersama teman-teman saya lebih memilih berlatih dengan beberapa partner berlatih dan berkonsentrasi menghadapi tantangan fisik dan mental block. ketika saya hampir menyerah dengan keadaan stagnasi yang saya hadapi akibat sedikitnya latihan di tahun kedua, sedikit demi sedikit saya mendapatkan kemajuan. partner-partner berlatih saya yang super hebat berhasil mendorong dan mengeluarkan saya dari “comfort zone” saya selama ini. PR-PR mental block saya sedikit demi sedikit berhasil dihadapi (meski kadang butuh waktu yang amat lama berada disitu) dan muncul PR-PR yang lain juga. dari sini kepercayaan diri semakin meningkat, apalagi semangat berlatih.
jadi jangan mudah menyerah ketika berlatih, “sabar”, percaya akan “proses”, dan “berlatih” adalah kata kuncinya. jangan berpikir keadaan stagnasi adalah absolut, seperti layaknya patah hati, itu hanyalah sebuah fase.
keep on practicing and be patient with yourself.
*sumber : artikata.com