Annty Marais In Indonesia

Tanggal 15 februari 2012, seorang teman, praktisi parkour dari London datang untuk berkunjung ke Indonesia. Ia tinggal selama kurang lebih 12 hari di Indonesia untuk berlatih dan bertemu dengan para praktisi Parkour di Indonesia.
Annty Marais, seorang perempuan yang merupakan bagian dari core team Parkour Generations. Ia adalah pemegang level 2 ADAPT dan menurut saya salah satu praktisi terbaik perempuan yang pernah saya kenal. Ia memutuskan untuk menikmati 1 tahun travelling dengan mengunjungi berbagai negara dan kota yang mempunyai komunitas parkour di seluruh dunia.
Petualangannya di Indonesia dimulai dengan datang ke kota Bandung, kesempatan kunjungan Annty tidak disia-siakan. Tanggal 19 Februari Parkour Indonesia membuat acara Girls Day Out 2 (#GDO2). Bandung menjadi tuan rumah untuk kedua kalinya. Alhasil, hari minggu pagi, walopun sempat diguyur hujan 30 peserta perempuan berkumpul dari berbagai kota seperti Bandung, Jakarta, Tangerang, Bekasi, Ciamis, bahkan Jogja dan Samarinda. Disini Annty menginspirasi para praktisi perempuan. Membagikan semangat dan energi yang luar biasa positif bagi para perempuan yang mengikuti latihan pagi itu. Lelah seolah tidak ada dalam kamus setiap praktisi perempuan yang datang hari itu. Semua tersenyum, semangat, bahkan terkagum-kagum melihat Annty Marais bergerak dan berbagi.
Kota kedua yang dikunjungi adalah Jogja, disini Annty kembali berlatih dan berkenalan bersama Jumpalitan (Parkour Yogya). Selama tiga hari Annty tidak membuang waktu, berkeliling mengunjungi spot-spot latihan legendaris Jumpalitan yang kita tahu begitu menyenangkan. Prambanan, GSP, B-13, XT-square, Taman Sari adalah beberapa spot latihan yang berhasil didatangi Annty bersama teman-teman dari Jumpalitan.
Setelah menghabiskan hari-hari terakhirnya berlatih bersama Parkour Bandung, di hari terakhir Annty di Indonesia, dia masih menyempatkan diri untuk mampir dan bertemu dengan para praktisi dari Parkour Jakarta. walopun kunjungan singkat dan lelah, disini Annty masih berbagi metode latihan dan semangatnya kepada para praktisi perempuan Parkour Jakarta hari itu. Sungguh semangat yang luar biasa.
12 hari saya menemani Annty untuk berkeliling dan hampir setiap hari kami berlatih dan bermain. Selama 12 hari tersebut Annty berhasil menginspirasi hampir semua praktisi yang pernah bertemu dengannya. Kedatangan Annty memberikan suntikan yang segar untuk para praktisi parkour Indonesia. Kekuatan dan ketekunan Annty membuat para praktisi laki-laki terkagum dan memacu mereka untuk lebih giat berlatih lagi. Keberanian, semangat, dan kepercayaan diri Annty membuat para praktisi perempuan menyadari bahwa mereka bisa melakukan apa yang selama ini mereka pikir tidak mungkin dan hanya untuk para praktisi laki-laki.
Annty Marais sudah melanjutkan perjalanannya ke Perth Australia, tapi saya yakin semangat yang ditinggalkan Annty akan terus tumbuh dan berkembang di komunitas Parkour Indonesia. Terima kasih Annty Marais untuk kunjungan yang sangat memberikan energi positif dan amat sangat inspiratif terutama untuk para praktisi parkour perempuan Indonesia!
“Loncat - Senyum - Makan - Tidur” – Annty Marais
English Version :
On 15 February 2012, a friend of mine, also a parkour practitioner from London came to visit Indonesia. She stayed in Indonesia for 12 days to train and meet fellow parkour practitioners.
Annty Marais, is part of the Parkour Generations’ core team. She is a holder of the level 2 ADAPT certification and to me she is one of the best female practitioners I have ever met. She had decided to enjoy her time and spend the year traveling, visiting different countries and cities with parkour communities all over the world.
Her adventure in Indonesia began in the city of Bandung, having Annty visit our city is an opportunity that can not be wasted, on February 19, Parkour Indonesia held Girls Day Out 2 jam(# GDO2). with Bandung as the host for the second time. And so it was, on Sunday morning, though the rain had poured down 30 female practitioner gathered from various cities such as Bandung, Jakarta, Tangerang, Bekasi, Ciamis, even Yogyakarta and Samarinda. Here Annty inspired the women practitioners. Sharing the spirit with a tremendous positive energy for all the female participant who had come to train that morning. It seems as if the word ‘tired’ was no longer a part of their vocabulary that morning. We all smiled, enthusiastic, and even marveled at the way Annty Marais was moving and sharing.
The second city she visited is Jogja, here again Annty trained and meet with the Jumpalitan(Parkour Yogya). She stayed for three days and not a single minute was wasted, Annty went and visit the legendary Jumpalitan training spots which, as we know it, is alot of fun. Prambanan, GSP, B-13, XT-square, Taman Sari are some of the training spot that Annty visited to train with the friends from Jumpalitan.
After spending her last days in Indonesia training with Parkour Bandung, on her last day Annty still manage to spend her time and stop by Jakarta and meet with the practitioners there. even though the visit was short and she was already tired, Annty still manage to share her training method and enthusiasm to the female practitioners of Parkour Jakarta. Such an amazing spirit
I accompanied Annty for 12 days and almost every day we train and play. During the 12-day visit, Annty managed to inspire almost all of the practitioners who met her. Her arrival brought along a fresh shot for the parkour practitioners in Indonesia. Her Strength and perseverance amazed the male practitioner and pushes them to train harder. While her courage, passion, and confidence made the female practitioners realize that they too can do what they think was only possible for the male practitioner.
Annty Marais is now on her way to Perth Australia, but I believe the spirit that she left here will continue to grow and expand in the Indonesian Parkour community. Thank you Annty Marais for your visit, you gave us a very positive energy and a huge amount of inspiration, especially for the female practitioners of parkour Indonesia!
“Jump - Smile - Eat - Sleep” - Annty Marais
Thanks to Edmund for the Translation :D