Artikel Pemenang #kuisparkour

Ini dia artikel pemenang #kuisparkour yang minggu kemaren saya bikin. pemenangnya @ika_0601 , praktisi perempuan Parkour Jakarta. Selamat Ika sekali lagi!!!

Berkenalan Dengan Diri Sendiri

 Sejak lahir, kita sudah berinteraksi dengan orang-orang terdekat seperti keluarga. Kemudian beranjak memasuki lingkungan pertemanan yang lebih luas. Pengalaman orang lain akan membentuk mereka menjadi individu dengan bermacam - macam karakter. Tanpa kita sadari, cara berfikir kita akan terbentuk atau paling tidak terpengaruh oleh mereka.

 Pernahkan kita memberi waktu untuk lebih mengenal diri sendiri?

 Parkour memberikan saya banyak waktu dan kesempatan untuk itu.

 Satu contoh, disaat akan meloncat. Orang lain adalah pendukung kita. Mendengar pengalaman atau menerima masukan dari orang lain adalah ilmu yang akan memperkaya. Tetapi tetap, keputusan mutlak ada di dalam diri kita sendiri.

 Keberhasilan adalah hadiah dari proses dan kegagalan adalah kesempatan untuk lebih mengenal diri kita. Karena yang terpenting bukanlah bagaimana kita terlalu sombong dengan keberhasilan atau terlalu rendah diri karena kegagalan, tetapi apa yang kita pilih untuk kita lakukan selanjutnya.

 Menghargai Proses

 Bagi saya, Parkour adalah proses pembelajaran tiada henti, bahkan seumur hidup.

 Saya merasa cukup beruntung karena mengenal parkour bukan dari film, video atau foto - foto keren di dunia maya, yang mungkin bisa membuat ekspektasi saya terlalu tinggi. Tidak jarang dari beberapa rekan yang baru bergabung ingin segera bisa melakukan vaulting ini itu tanpa pemahaman yang cukup tentang Parkour. Hal ini yang kemudian membuat mereka perlahan ‘berguguran’ dan malas berlatih setelah mengetahui proses yang mungkin cukup berat.

 3 tahun juga tidak dengan mudah saya lalui. Perasaan malas dan semangat yang naik turun juga kadang muncul. Kembali lagi, selalu saya berikan waktu bagi diri saya untuk memilih. Mendengarkan jawaban dari ”apa yang sebenarnya saya cari di Parkour?”. Mengorek kembali motivasi diri, dan tujuan saya dalam berlatih.

 Proses dan progress di Parkour adalah sangat personal. Maka tidak akan bisa dibandingkan proses seseorang dengan yang lain. Karena tentu saja, setiap orang memiliki latar belakang dan pengalaman sehingga akan membedakan bagaimana mereka sampai ke satu tujuan.

Mencoba berbagi Parkour dari sisi lain, dari sisi praktisi yang percaya bahwa Parkour bukan hanya sekedar loncat-loncat.

twitter.com/willyirawan

view archive



website Parkour Indonesia

Ask me anything