#23 Etre Fort pour Etre Utile

Cerita 1
Seorang pengendara motor melewati sebuah kantor yang kebakaran, dia berenti untuk melihat bagaimana keadaannya. Ketika diamati, ternyata masih ada orang di dalam sebuah ruangan penuh dengan asap. Rupanya orang itu sedang mencoba untuk menyelamatkan dokumen. Tanpa pikir panjang dia meletakkan tasnya dan melompat masuk untuk membantu si orang untuk evakuasi dokumen juga orang tersebut.
Cerita 2
Dua orang sahabat berada sebuah jalan di bilangan Bandung. Mereka melihat sebuah mobil terjebak dalam sebuah kubangan dan tidak bisa keluar. Tanpa pikir panjang mereka berdua menepi dan membantu mobil si bapak yang terjebak dalam kubangan air.
Dua cerita diatas adalah kisah nyata dari sekian banyaknya cerita dari para praktisi Parkour yang menggunakan hasil latihannya dengan orang lain. Selain “etre et durer” , Terdapat sebuah filosofi lain yang akan saya bahas kali ini berkaitan dengan cerita diatas, yaitu “Etre Fort Pour Etre Utile”. Filosofi inilah yang menjadi dasar apa yang terjadi dalam cerita di atas.
“Etre Fort Pour Etre Utile” berarti “Be Strong To Be Useful”. Filosofi ini membuat para praktisinya tidak hanya asal berlatih untuk menjadi kuat, tapi juga dengan tujuan agar berguna suatu saat tidak hanya untuk diri sendiri tapi juga untuk orang lain. Filosofi ini mengajarkan kita untuk “mendengarkan” dan “mengenal” tubuh kita lebih jauh. Melalui latihan parkour, kita bisa mengetahui dimana kekurangan dan kelebihan tubuh kita melalui gerakan.Berbekal hal tersebut kita tahu bagian mana yang harus dilatih, diperkuat, dan bagaimana melatihnya.
Tentunya menjadi kuat dan berguna yang dimaksud bukan hanya secara fisik, tapi juga secara mental. Untuk apa kita hanya kuat secara fisik tapi tidak secara mental? Menjadi kuat secara mental dan fisik ini butuh waktu, dan dengan semakin lama kita berlatih makan semakin tumbuh rasa “kuat” tersebut. Dan menjadi berguna untuk sendiri dan lingkungan sekitar bukan berarti harus melakukan hal yang besar, bisa dimulai dari hal yang kecil. (Misalnya, membantu ibu membawakan belanjaan berat, membantu orang ketika menyebrang, menyelamatkan kucing tetangga yang terjebak di atas pohon, mengejar bis atau angkot ketika ketinggalan, bisa dijadikan contoh kecil untuk menjadi kuat dan berguna). Dimulai dari diri sendiri dan nyata lebih baik daripada sesuatu yang muluk.
Inti dari filosofi “Etre Fort Pour Etre Utile” adalah mentalitas kita untuk tidak hanya menjadi kuat secara fisik lewat latihan parkour, tapi juga akan kuat secara mental, berguna untuk diri sendiri, keluarga, dan lingkungan.
Masih berpikir Parkour hanya sekedar loncat-loncat? :)