#9 Jamnas 2010: A Month To Go!

1 bulan dari sekarang sebuah perhelatan nasional Parkour Indonesia akan diadakan. Untuk kedua kalinya event Jamming Nasional Parkour Indonesia akan diadakan dengan Bandung sebagai tuan rumahnya.

Sebagai orang yang masih baru dalam keluarga besar Parkour Indonesia akan lebih baik jika kita tahu apa itu Jamming Nasional dari penggagas, dan akhirnya saya mewancarai salah satu founder Parkour Indonesia Aditya “Roar” Tirto Usodo Soewandono yang sedang studi di Australia. Setelah dibujuk akhirnya dia mau juga saya wawancara, ikuti obrolan singkat, padat dan lugas berikut ini :

S (saya) ; A (Adit)

S : Dit Apa Itu Jamming Nasional? Dan Apa Tujuannya?

A : Iya, Jamnas itu buat kumpul-kumpul, Belajar. Ketemu saudara jauh, bukan ratusan org puluhan kelompok yg akhirnya nanti jadi gengsi2an. Buka pandangan buka pikiran. Ilangin sinis ilangin minder. Ilangin juga perasaan pengen ngetop jadi artis lokal.

S : Kenapa namanya “jamming” ?

A : Kan kalo ngeband jam itu ngumpul bareng. Masing2 ngasih bisa maen apa. Maen bareng2 biar nyampur jadi suaranya enak didenger nimbulin melodi. Daripada kita maen sendirian kalo salah juga ga ada yg tau. Kalo jam ketemu org apalagi yg blagu, bagus tuh buat koreksi diri. Tapi jgn sering2 aja ketemu ama yg blagu. Kadang2 ketemu ama yg nubi2 juga biar bisa naekin confidence. Hahahaha

S : Apa pendapat lo tentang kedatangan Sthephane Vigroux dan Thomas Couetdic ke Jamnas 2010 kali ini?

A : menurut saya.. GREAT JOB!! u guys will not waste your money. jamnas kali ini untuk menciptakan org2 yg punya dedikasi, karena apa yang kalian dapat nanti bukan hanya sekedar latihan biasa, tapi lebih ke latihan untuk menuju level selanjutnya. Setelah jamnas kali ini diharapkan menjadi duta bagi Parkour Indonesia untuk memperbaiki “miskonsepsi” yang ada di masyarakat tentang Parkour. Mereka berdua akan bisa membantu banyak mengenai hal itu.

 

S : Apa Harapan untuk Jamnas 2010 kali ini?

A : semoga menciptakan org2 yg punya satu pengertian dan tujuan dan org2 itu adalah satu kluarga besar, Parkour Indonesia.

Semoga apa yang dijelaskan Adit untuk kita bisa dicerna, bahwa ini adalah event untuk silahturahmi diantara para praktisi Parkour se-Indonesia. Apalagi dengan kedatangan tamu istimewa seperti Stephane dan Thomas akan lebih banyak yang akan didapat. amat sayang untuk dilewatkan.

“people growth depends on the chances they took/lost” -Adit “Roar”-

Mencoba berbagi Parkour dari sisi lain, dari sisi praktisi yang percaya bahwa Parkour bukan hanya sekedar loncat-loncat.

twitter.com/willyirawan

view archive



website Parkour Indonesia

Ask me anything